Senin, 29 Januari 2024

Zoom Meeting Sosialisasi Program Beyond Trust Presisi 2024

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Zoom Meeting di Aula Ditresnarkoba Narkoba Polda Sulsel (Selasa, 30/1/2024). Kegiatan diikuti langsung Dirresnarkoba Polda Sulsel, KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M didampingi Plt Wadirresnarkoba AKBP Ardiansyah, S.I.K, M.H bersama para Kasubdit, Kabag, Kanit dan perwakilan personil di lingkup Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan

Kegiatan Zoom Meeting yang dilaksanakan oleh Biro Wassidik dan dipimpim langsung oleh Karo Wassidik Bareskrim Polri, diikuti secara Virtual oleh Jajaran Polda Seluruh Indonesia. Diketahui sebelumnya, Peluncuran Program Beyond Trust Presisi 2024 dilaksanakan pada hari Rabu lalu (24/1/2024), agenda yang dipimpin Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri bersama Asrena Polri Irjen  Wahyu Hadiningrat dan Kaposko Presisi Irjen Slamet Uliandi

"Tujuan utama Program Beyond Trust Presisi 2024 adalah mentransformasikan tingkat kepercayaan publik yang telah dibangun menjadi rasa percaya dan loyalitas dengan berupaya melampaui harapan masyarakat terhadap Polri," kata Irjen Slamet Uliandi dalam sambutannya.

Program Beyond Trust Presisi 2024 TW-I terdiri atas 4 kebijakan, 8 program 5 kerja, dan 16 kegiatan. Ini dilaksanakan mulai 22 Januari 2024 hingga 31 Maret 2024.



Berikut daftar kebijakan, program dan giat Beyond Trust Presisi TW-I 2024:

KEBIJAKAN 1 :  TRANSFORMASI ORGANISASI

Program A : MENERAPKAN SISTEM PEMOLISIAN BERBASIS DIGITAL
Giat 1: Meningkatkan kualitas respons keluhan atau aduan melalui media sosial secara cepat sebelum viral
Giat 2 : Optimalisasi Manajemen Citra
Giat 3 : Optimalisasi Satu Data Polri untuk Mendukung Pemolisian Prediktif
Giat 4 : Meningkatkan manfaat nomor WhatsApp pribadi Kasatwil sebagai sarana pengaduan masyarakat

Program B : MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL
Giat 5:Meningkatkan Manfaat Forum Belajar Bersama
Giat 6 : Menanamkan nilai-nilai Kepahlawanan Komjen Pol M.Yasin sebagai Role Model yang Profesional, Tegas dan Cinta Tanah Air bagi anggota Polri

KEBIJAKAN 2 : TRANSFORMASI OPERASIONAL

Program C : MENCIPTAKAN SUASANA KONDUSIF DI MASYARAKAT
Giat 7 : Meningkatkan manfaat Bakti Kesehatan terhadap masyarakat sebagai manifestasi konsep Polri yang Merakyat
Giat 8 : Meningkatkan manfaat Bakti Sosial terhadap masyarakat sebagai manifestasi konsep Polri yang Merakyat
Giat 9 : Optimalisasi dukungan terhadap kegiatan KRYD Nusantara Cooling System 2023-2024

Program D : MEMANTAPKAN PEMELIHARAAN KAMTIBMAS
Giat 10 : Optimalisasi pemolisian masyarakat secara proaktif
Giat 11 : Optimalisasi kegiatan bersama TNI-Polri
Giat 12 : Meningkatkan manfaat penggelaran anggota Polri pada jam-jam padat aktivitas masyarakat dan kegiatan tematik untuk mewujudkan visi Polri
yang merakyat

KEBIJAKAN 3 : TRANSFORMASI PELAYANAN PUBLIK

Program E : MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK
Giat 13 : Meningkatkan manfaat JUMAT CURHAT dan MINGGU KASIH sebagai sarana bagi Kasatwil untuk menerima kritik, masukan maupun aduan publik serta membangun citra Polri yang humanis
Giat 14 : Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang antikorupsi

KEBIJAKAN 4 : TRANSFORMASI PENGAWASAN

Program F : MENGOPTIMALKAN PENEGAKAN HUKUM YANG TEGAS DAN HUMANIS
Giat 15 : Optimalisasi penegakkan hukum yang cepat, tegas, transparan dan berkeadilan

Program G : MENGOPTIMALKAN PENGAWASAN
Giat 16 : Memperbaiki penggunaan lampu Strobo pada kendaraan dinas Polri
Giat 17 : Penanggung Jawab Kegiatan Beyond Trust Presisi TW I Tingkat Mabes, Melaksanakan arahan, anev kegiatan dan verifikasi kepada pelaksana di tingkat Mabes, Polda dan Polres

Tujuan program ini Diharapkan para Kasatwil mulai melaksanakan seluruh kegiatan dalam program Beyond Trust Presisi TW-I 2024, tentunya dengan berfokus pada impact atau kebermanfaatan terhadap institusi, negara dan masyarakat.

Setelah kegiatan pengarahan dari Biro Wassidik selesai, dilanjutkan dengan pemberian arahan oleh Dirresnarkoba Polda Sulsel kepada para Kabag, Kasubdit dan Kanit terkait dengan pelaksanaan tugas sehari-hari khususnya terkait dengan penegakan hukum

'Tadi telah bersama-sama kita telah mengikuti kegiatan Zoom Meeting oleh Biro Wassidik Mabes Polri tentang program Bapak Kapolri Beyond Trust Presisi 2024. Beberapa kebijakan telah pimpinan tekankan kepada kita semua dan saya harap dan perintahkan untuk kita di lingkup Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel dan Satresnarkoba Jajaran pedomani dalam penegakan hukum yang kita lakukan di lapangan. Mari kita bersama-sama menciptakan dan menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap institusi Polri'  tutup Dirresnarkoba Polda Sulsel KBP Darmawan Affandy S.I.K, M.M.



=============================
dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:
Instagram : @narkoba_sulsel

Dan jangan ragu untuk melaporkan kepada kami tentang informasi penyalahgunaan narkotika di sekitar anda
Email : lapor@ditnarkobasulsel.com

Share:

Jumat, 26 Januari 2024

Menjadi Atensi, modus 'Loket Sabu' di Pinrang berhasil di Bongkar dan di garis polisi oleh Tim Gabungan, Penjual berhasil tertangkap !!!

Menindak lanjuti atensi Kapolda Sulawesi Selatan melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M mengenai maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan, salah satunya berada di Kabupaten Pinrang. Maka Direktorat narkoba dan Direktorat Intelkam Polda Sulsel serta Satresnarkoba Polres Jajaran melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) gabungan dalam menindak lanjuti atensi tersebut.
(Foto Terduga Pelaku dan barang bukti)

Tim gabungan yang dipimpin AKP LUMBRIAN HAYUDI PUTRA S.I.K, M.H kemudian turun ke lapangan guna melakukan lidik lebih lanjut tentang dugaan peredaran narkotika jenis sabu dengan modus 'loket' yang berada di kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang. 

(Lokasi 'loket' tempat transaksi narkotika)

Kemudian pada hari selasa (23/1/2024) sekitar pukul 20.00 Wita Tim melakukan Lidik, pengamatan kemudian berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga penjual narkotika jenis sabu di jalan bulu tirasa kecamatan paleteang kabupaten pinrang dengan modus 'loket' tersebut. Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang lelaki yang kemudian diketahui berinisial Lk. RHL dengan barang bukti 10 pipet plastik berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

Selain barang bukti diduga narkotika jenis sabu, Tim juga berhasil mengamankan 1 buah handy talky (HT) yang digunakan penjual dalam berkomunikasi dan uang tunai yang diduga hasil transaksi narkotika di lokasi tersebut

(Barang bukti yang berhasil diamankan)

"Tim Gabungan dalam operasi KKYD kemarin malam telah berhasil mengamankan penjual di Pinrang dengan modus 'loket', informasi yang kami dapat kalau disana narkotika jenis sabu diperjual belikan dengan bebas dan alhamdulillah semalam saya mendapat laporan bahwa penjualnya telah tertangkap berikut dengan barang bukti pipet-pipet plastik berisi kristal bening diduga sabu. Saya telah memerintahkan anggota untuk berkordinasi dengan perangkat pemerintahan setempat untuk pembongkaran 'loket' tersebut kemudian dipasangkan garis polisi. Saya juga ingin menegaskan kepada anggota agar tidak ada yang menjadi beking atau terlibat langsung dalam lingkaran peredaran narkotika, karena ini telah menjadi atensi khusus dari pimpinan yang harus kita tindak lanjuti dan laksanakan" Jelas Dir Narkoba Polda Sulsel KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.H

Menindak lanjuti arahan Direktur Narkoba Polda Sulawesi Selatan, Keesokan harinya  Rabu tanggal 24 Januari 2024 sekitar pukul 17.30 Wita, Tim mendatangi lokasi tersebut kemudian memanggil perangkat pemerintahan (Kepala Lingkungan) setempat guna bersama-sama melakukan pembongkaran dan pemberian garis polisi di tempat lokasi kejadian tersebut.
"Kegiatan operasi kepolisian seperti yang dilakukan di kabupaten Pinrang, akan intens kami lakukan di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan sesuai dengan arahan Bapak Direktur Narkoba Polda Sulsel, keresahan-keresahan yang dilaporkan masyarakat akan semaksimal mungkin kami respon dan itu semua butuh dukungan dari segenap element masyarakat, maupun perangkat pemerintahan setempat. Kami harap masyarakat pun bisa peka dengan pelanggaran hukum yang berada disekitarnya seperti halnya peredaran narkoba yang sangat meresahkan" Tutup Plt Wadirresnarkoba Polda Sulawesi Selatan AKBP ARDIANSYAH, S.I.K, M.H

Video Dokumentasi kegiatan :


Foto dokumentasi kegiatan :

=================================

dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:

Instagram : @narkoba_sulsel

Fanspage FB : Direktorat Narkoba Polda Sulsel

Share:

Rabu, 24 Januari 2024

RESPON CEPAT DITRESNARKOBA DAN SATRESNARKOBA POLRES JAJARAN TERHADAP ATENSI KAPOLDA


       Kunjungan kerja Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H ke beberapa Polres memberikan implikasi yang positif terhadap kinerja anggota Polri dalam memberikan Pelayanan dan Pengayoman kepada masyarakat serta kegiatan Penegakan Hukum dalam menjaga Situasi Kamtibmas di Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu saat melaksanakan kunjungan ke Polres Pinrang, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa telah menerima laporan tentang kegelisahan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba yang semakin massif  diwilayah Hukum Polres Pinrang olehnya itu Kapolda Sulsel meminta seluruh Personil untuk merespon informasi tersebut.  

              Menindaklanjuti atensi Kapolda Sulsel tentang adanya Marketplace peredaran Narkotika di Kabupaten Pinrang, Dirresnarkoba Polda Sulsel langsung merespon dan membuat tim gabungan dalam rangka melakukan operasi penindakan terhadap dugaan adanya kegiatan jual beli narkoba. Tim gabungan yang dibentuk di pimpin oleh Akp Lumbrian Hayudi Putra S.I.K, M.H bersama dengan personil Dit Intelkam Polda Sulsel. Pada Hari Rabu, tanggal 24 Januari 2024, sekitar Pukul 16.00 Wita tim melaksanakan operasi  Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), tim gabungan berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga sebagai penjual dan pembeli narkoba beserta barang bukti berupa 10 Pipet plastik berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu. setelah mengamankan para tersangka Tim melakukan koordinasi dengan Pemerintah setempat dan Tokoh Masyarakat untuk membersihkan lokasi yang diduga menjadi tempat jual beli narkoba di sekitar Jl. Bulu Tirasa Kel. Temmassarange dan Kelurahan Laleng Bata, Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang.

(Lokasi 'Loket' sebelum dan sesudah di Kelurahan Temmassarange Kec. Paleteang Kab. Pinrang)

           
  "Aparat penegak hukum khususnya Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres Jajaran Polda Sulsel berkomitmen kuat dalam melakukan pemberantasan Tindak Pidana Narkoba, jadi siapapun yang terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba akan dilakukan tindakan tegas. Olehnya itu kami harap seluruh komponen masyarakat bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam melakukan pemberantasan tindak pidana narkoba. Kami meminta masyarakat untuk melaporkan manakala mendapatkan informasi tentang adanya penyalahgunaan narkoba" tutur Kombes Pol Darmawan Affandy, S.I.K., M.M. Dirresnarkoba juga mengingatkan kepada seluruh anggota jangan ada yang terlibat kasus narkoba karena akan dilakukan tindakan tegas sebagaimana Perintah Bapak Kapolri bahwa oknum anggota Polri yang terbukti terlibat kasus narkoba akan dilakukan tindakan tegas berupa pemberhentian dengan tidak hormat

(Lokasi 'Loket' sebelum dan sesudah di Jl. Bulu Tirasa Kec. Paleteang Kab. Pinrang)

 Dirresnarkoba Polda Sulsel menyampaikan bahwa penegakan hukum dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Sulsel akan dilakukan secara intensif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga bisa melaksanakan aktifitas sehari - sehari dengan baik. Dirresnarkoba Polda Sulsel menghimbau kepada masyarakat apabila ada keluarga, tetangga, atau siapapun yang menjadi Pecandu, Pengguna atau menjadi korban penyalahgunaan narkoba agar segera dilaporkan untuk lakukan rehabilitasi. 

        "Kami Ucapkan Terima Kasih kepada masyarakat yang sudah berperan aktif melaporkan terhadap adanya penyalahgunaan narkoba sehingga bisa dilaksanakan upaya penegakan hukum, dan kami berharap masyarakat terus berperan aktif, bersinergi dan berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam berantas narkoba yang semakin massif sampai kepelosok Desa. Untuk diketahui bahwa masing - masing Polres sudah membentuk Posko Kampung Bebas Narkoba sehingga media tersebut bisa digunakan sebagai posko layanan pengaduan masyarakat" Tutup KBP Darmawan Affandy, S.I.K., M.M.  



dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:

Instagram : @narkoba_sulsel

Fanspage FB : Direktorat Narkoba Polda Sulsel

 

Share:

Rabu, 10 Januari 2024

Ditresnarkoba Polda Sulsel lakukan Anev tahunan, Total peredaran 101,3 Kilogram Narkotika Jenis Sabu berhasil digagalkan

Direktorat Reserse Narkoba beserta Satresnarkoba Jajaran Polda Sulawesi Selatan melakukan anev pengungkapan selama Tahun 2022-2023 yang dilaksanakan secara Hybrid.
Kegiatan anev dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M, bersama Plt Wadirresnarkoba Polda Sulsel, AKBP Ardiansyah, S.I.K, M.H, dan dihadiri oleh Kabag, Kasubdit dan Seluruh Perwira Serta  Kasatresnarkoba Makassar Raya (Polrestabes Makassar, Polres Pelabuhan, Polres Gowa dan Polres Maros) sementara untuk Kasatresnarkoba Jajaran lainnya mengikuti via Zoom Meeting.
Direktorat Reserse Narkoba pada tahun 2023 berhasil mengungkap 437 kasus, disusul Polrestabes Makassar 374 kasus, Polres Gowa 202 kasus, Polres Pelabuhan 190 kasus dan Polres Pinrang 115 kasus. Total 2.412 kasus diungkap Direktorat narkoba beserta polres jajaran, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebanyak 15% dari tahun 2022.
Pada aspek penanganan tersangka, tahun 2023 Ditresnarkoba mengamankan 642 orang, Polrestabes Makassar 556 orang, Polres Gowa 283 orang, Polres Pelabuhan 282 orang, dan Polres Wajo 154. Total jumlah tersangka yang berhasil diamankan pada tahun 2022 sebanyak 3.221 orang dan pada tahun 2023 sebanyak 4.094 orang, hal tersebut mengalami peningkatan sebanyak 11%

Dalam sambutannya pada kegiatan Anev tahunan tersebut, Dirresnarkoba Polda Sulsel memberikan apresiasi kepada para personel untuk pengungkapan-pengungkapan yang telah dilakukan.
"Kepada seluruh personel Ditresnarkoba dan Satresnarkoba polres jajaran polda sulsel saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kinerja rekan-rekan semua selama tahun 2023 sehingga secara kuantitatif hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba Polda Sulsel masuk dalam 5 besar diantara 34 Polda lainnya. Tentu ini sebuah prestasi, namun disisi lain kita patut prihatin karena tingkat penyalahgunaan narkoba masih sangat tinggi, olehnya itu saya sangat berharap pada tahun 2024 ini kita tingkatkan lagi kinerja kita secara terpadu melalui kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum" Ungkap KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M

Pengungkapan narkotika jenis sabu pada tahun 2023, Polrestabes Makassar menjadi peringkat pertama dengan total pengungkapan 51,7kg, Polres Parepare 22kg, Ditresnarkoba 15,5kg, Polres Pinrang 3,2kg dan Polres Sidrap 3,1kg. Total pengungkapan narkotika jenis sabu pada tahun 2022 sebanyak 68,3kg, mengalami peningkatan sebanyak 48% pada tahun 2023, dengan angka pengungkapan sebanyak 101,3kg narkotika jenis sabu.

Untuk rekapitulasi pengungkapan Narkotika jenis ganja pada tahun 2022 sebanyak 17,8 kg naik 46% pada tahun 2023 dan berhasil mengungkap 26 kg narkotika jenis ganja. Peningkatan menonjol sebanyak 399 % adalah narkotika jenis ekstasi, dimana pada tahun 2022 sebanyak 4.333 butir, sedangkan pasa tahun 2023 meningkat menjadi 21.664 butir.

Untuk pengungkapan kasus menonjol Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel pada tahun 2023 adalah Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres Sidrap menangani 3 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan kasus awal Narkotika, sementara penangakan kasus menonjol untuk satresnarkoba Polres Jajaran adalah sebagai berikut:

1. Pengungkapan 45 Kg Sabu dan 11.500 butir ekstasi oleh Satresnarkoba Polrestabes Makassar

2. Pengungkapan 2 Kg sabu dan 4.500 Butir ekstasi oleh satresnarkoba Polres Bone
3. Pengungkapan 20 Kg sabu oleh Satresnarkoba Polres Parepare

"Pada tahun 2023 berbagai hal prestasi yang telah kita lakukan seperti pengungkapan kasus menonjol dan penerapan UU TPPU terhadap bandar narkoba, namun pada tahun 2023 ini juga banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi personel dalam pelaksanaan tugas seperti penikaman yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan narkoba kepada anggota dan perlawanan oleh sekolompok masyarakat pada saat dilakukan penangkapan, olehnya itu jaga soliditas, kesehatan dan keselataman dalam pelaksanaan tugas sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan baik". Tutup KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M


=========
dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:
Instagram : @narkoba_sulsel

Dan jangan ragu untuk melaporkan kepada kami tentang informasi penyalahgunaan narkotika di sekitar anda
Email : lapor@ditnarkobasulsel.com

Share:

Minggu, 31 Desember 2023

Capaian kinerja Tahun 2023 : Terbanyak !!! Tahun ini Direktorat Reserse Narkoba & Satresnarkoba Jajaran berhasil menyita lebih dari 101 Kilogram Narkotika Jenis Sabu dan Ungkap 2.388 Kasus

Direktorat Reserse Narkoba dan Satresnarkoba Jajaran Polda Sulawesi Selatan berhasil menyita Total barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 101 Kg, Ekstasi 21.683 Butir, Ganja 26 Kg, Obat Keras Daftar G 195.238 Butir dan Tembakau Sintetis sebanyak 2 Kg

Dari total barang bukti yang berhasil disita tersebut, Direktorat Reserse Narkoba dan Satresnarkoba Jajaran Polda Sulawesi Selatan mengungkap sebanyak 2.388 Laporan Polisi dan  telah menyelesaikan Kasus atau P 21 sebanyak 2.062 Laporan Polisi yang terdiri dari 3.404 Tersangka. Dengan rincian 3.204 Laki-laki dan 200 orang Perempuan. Berdasarkan total jumlah tersebut, telah di klasifikasi Bandar sebanyak 18 orang, Pengedar 1.052 orang dan Pengguna 2.234 orang.

"Tahun ini Direktorat Reserse Narkoba beserta Satresnarkoba Jajaran telah bekerja maksimal dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut. Total lebih dari 100 kilogram sabu, 21 ribu butir lebih ekstasi, Ganja 26 kilogram, maupun Daftar G dan Tembakau sintetis berhasil kami sita dari para bandar, pengedar, maupun pengguna. Ini adalah jumlah pengungkapan terbanyak selama Direktorat Narkoba ada dalam evalusasi tahunan kami. Dengan semakin meningkatnya jumlah pengungkapan barang bukti semoga membuat rekan rekan dilapangan maupun para penyidik untuk semakin semangat dalam mengejar dan mengungkap peredaran dan penyalahgunaan narkotika khususnya di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan" Ungkap Direktur Narkoba Polda Sulawesi Selatan, KBP Darmawan Affandy, S.I.K., M.M

Trend pengungkapan tahun ini meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Pada tahun 2023 Direktorat Reserse Narkoba dan Jajaran menangani 3 Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan Kasus awal penyalahgunaan narkotika. Satu kasus telah dilimpahkan ke Kejaksaan (P21) yang ditangani oleh Tim penyidik Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulsel, dua kasus TPPU berikutnya sementara proses lidik dalam rangka tracing aset yang sementara ditangani penyidik Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel dan Satresnarkoba Polres Sidrap.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan juga akan dijadikan pilot project atau percontahan dalam pelaksanaan Restorative Justice bersama 5 Polda Lainnya di Indonesia. Selain penegakan hukum, Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Jajaran Polda Sulsel juga giat melakukan giat Preemtif dan Preventif seperti Deklarasi Anti Narkoba, Pembentukan kampung bebas narkoba, Razia THM dan beberapa Pelabuhan yang dianggap menjadi pintu masuk narkotika ke wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan. Beberapa koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder dalam kegiatan P4GN, Agenda ini sejalan dengan Inpres No. 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN

Beberapa pengungkapan menonjol di tahun 2023 adalah pengungkapan ladang ganja di lereng gunung Desa Bontojai Kec. Bontocani Kab. Bone Sulawesi Selatan dan pengungkapan jaringan narkotika di salah satu Kampus di Kota Makassar.

"Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres jajaran atas kinerja terbaik yang diberikan kepada Institusi pada Tahun 2023. Saya berharap di Tahun 2024 seluruh personel tetap bekerja secara Profesional, Kompeten dan Akuntabel serta selalu menjaga keselamatan sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan" Tutup KBP Darmawan Affandy. S.I.K, M.M




dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:
Instagram : @narkoba_sulsel

Dan jangan ragu untuk melaporkan kepada kami tentang informasi penyalahgunaan narkotika di sekitar anda
Email : lapor@ditnarkobasulsel.com



Share:

Kamis, 21 Desember 2023

Dalam tempat pasta gigi dan bungkus permen, Modus bandar menyelundupkan narkotika ke Sulawesi Selatan, namun berhasil digagalkan Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel

Personel Timsus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan dengan total barang bukti yang diamankan sebanyak 141,20 gram sabu dan 18 butir ekstasi di Desa Pao Kec. Malangke Barat Kab. Luwu Utawa, Sulawesi Selatan


Tepatnya pada hari rabu tanggal 20 desember 2023 sekitar pukul 03.00 Wita bertempat di Desa Pao Kec. Malangke Barat Kab. Luwu Utawa Sulawesi Selatan, Personel Unit 2 Timsus Ditresnarkoba Polda Sulsel dipimpin Kanit Timsus Kompol Andi Sofyan, S.H, S.I.K didampingi Panit 2 Timsus Ipda A. Asmar Alimuddin, S.H, S.M, M.M berhasil mengamankan seorang Lelaki berinisial Lk. AAA di rumahnya berikut barang buktinya.

Pengungkapan dan penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi yang didapatkan oleh personel Timsus Unit 2 bahwa akan adanya pengiriman didugu narkotika melalui salah satu jasa pengiriman yang bertujuan di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan, sehingga personel melakukan lidik dan pulbaket mendalam untuk menindaklanjuti informasi tersebut. 

Pada hari rabu, sekitar pukul 03.00 Wita tim berhasil mengaman Lk. AAA. Tim kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di dalam mobil. Ditemukan dalam kendaraan tersebut 1 buah tas kecil berwarna hitam yang berisi dua sachet bening yang berisi diduga narkotika jenis sabu, 1 sachet bening yang berisi sachet kosong ukuran sedang, 1 buah timbangan digital, 2 buah sendok sabu dan 2 unit handphone.

Tim kemudian meminta Lk.AAA untuk membuka paket kiriman yang kemudian diketahui berisi beberapa botol pasta gigi yang isisnya telah diganti dengan diduga narkotika jenis sabu dan beberapa bungkus permen yang berisi diduga narkotika jenis ekstasi. Dari hasil introgasi bahwa Lk. AAA menerima paket tersebut setelah menerima arahan dari Lk. AA (DPO) dan telah menerima paket dengan isi yang sama sebanyak 3 kali.

"Ini adalah pengungkapan yang berhasil dilakukan oleh personel timsus di daerah malangke, modusnya cukup unik karena mengirim narkotika ini melalui jasa pengiriman. Kemudian si bandar tersebut mencoba mengelabui dangan cara memasukkan narkoba jenis sabu dalam tempat pasta gigi dan menyembunyikan ekstasinya dalam bungkusan permen. Pengungkapan ini akan menjadi referensi untuk anggota dilapangan agar lebih teliti dan tidak mudah terkecoh dengan alibi atau modus modus yang dilakukan oleh para bandar narkoba". Tutup, Dir Narkoba Polda Sulsel, KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M



dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:
Instagram : @narkoba_sulsel

Dan jangan ragu untuk melaporkan kepada kami tentang informasi penyalahgunaan narkotika di sekitar anda
Email : lapor@ditnarkobasulsel.com

Share:

Minggu, 10 Desember 2023

Lagi, Narkotika Jenis Sabu Hampir 1 Kilogram berhasil di amankan Personel Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel dalam kendaraan roda 4

Personel Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel berhasil melakukan pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu di 3 tempat berbeda dengan total barang bakti narkotika jenis sabu yang berhasil diamankan sebanyak lebih dari 990 gram.

Berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan maraknya perederan narkotika jenis sabu di sekitaran Kota Pare-pare, Maka Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel yang dipimpin Kanit AKP Abd Majid, S.Sos bersama personel Unit 2 Subdit 3 melakukan lidik lebih lanjut dan berhasil mengamankan Lk. ASN dan seorang perempuan berinisial Pr. SWN yang bersamanya dalam kamar kost, Tim melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan 1 sachet berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu, 1 unit timbangan digital, 1 set alat hisap bong dan beberapa bukti petunjuk lainnya.

Tim kemudian melakukan interogasi dan menemukan percakapan tentang adanya transaksi narkotika yang dibenarkan oleh Lk. ASN, Tim lalu melanjutkan informasi dan keterangan yang didapatkan tersebut dan melakukan pengembangan ke Kota Makassar. Sesampainya dikota Makassar tim melakukan pengintaian dan melihat kendaraan toyota agya warna orange yang ditumpangi oleh Lk.IB. Ketika Lk. IB turun dari kendaraan  Tim bergegas melakukan penangkapan bersama seorang Lelaki yang diketahui bernama Lk. JSA. Tim melanjutkan kegiatan dengan melakukan penggeledahan terhadap kendaraan Toyota Agya Warna orange yang dikendarainya dan berhasil menemukan 1 buah  tas ransel warna abu abu yang berisi 1 sachet besar serbuk kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat hampir 1 kilogram. 

Tim melanjutkan interogasi terhadap tujuan barang tersebut, yang kemudian diketahui akan dibawa ke Kab. Pinrang dan diantarkan kepada seseorang sesuai dengan arahan dari Lk. RSD. Sekitar pukul 14.00 Wita Tim tiba di Kab. Pinrang dan berhasil mengamankan Lk. IWN yang datang untuk menjemput barang bukti tersebut.

"Benar, Tim dari unit 2 telah berhasil mengungkap dan mengamankan para pelaku penyalahgunaan narkotika di 3 wilayah berbeda. Barang bukti yang berhasil diamankan sekitar 1 kilogram. Saya sangat mengapresiasi tentang pengungkapan yang dilakukan anggota kami ini." Ungkap Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel, Kompol Adnan Pandibu. Diketahui Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel ini baru menjabat 1 bulan lebih.

Dalam pengungkapan tersebut, total diamankan 4 orang laki-laki dan 1 orang perempuan dengan total barang bukti hampir 1kg narkotika jenis sabu di 3 tempat kejadian perkara yang berbeda. 

"Semoga anggota di lapangan tetap konsisten untuk melakukan pengungkapan, apalagi saat ini menjelang Natal dan Tahun baru. Saya berharap kita bisa bersama sama menjaga lingkungan yang tetap kondusif dan jauh dari penyalahgunaan narkotika menjelang akhir tahun" Tutup Dirresnarkoba Polda Sulsel, KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M


dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:Instagram : @narkoba_sulsel
Share:

Selasa, 05 Desember 2023

Menyikapi penyalahgunaan narkotika yang semakin menghawatirkan, MUI Sulsel adakan Forum Group Diskusi (FGD)

Menyikapi  prevalansi penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Selatan yang semakin menghawatirkan, Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan mengadakan kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) dengan tema "membangun kolaborasi pencegahan dini penyalahgunaan narkoba".

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 6 Desember 2023 mulai pukul 08.00 - 13.00 Wita bertempat di  Ruang ONYX lantai 2 Swiss-Belin, Jl. Boulevard Raya no. 55 Kota Makassar tersebut dihadiri oleh pengurus MUI, perwakilan dari Polda Sulsel, BNN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan FGD tersebut Kapolda Sulawesi Selatan diwakili olek Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan, KBP Darmawan Affandy, S.I.K , M.M yang memberikan materi terkait  Tanggap Siaga Darurat Narkoba di Sulawesi Selatan

Dalam paparannya, KBP Darmawan Affandy, S.I.K. M.M menjelaskan tantangan Polri kedepannya dalam penanganan Kamtibmas, Radikalisme, Perkembangan Demokrasi dan Kejahatan Narkoba. Kejahatan narkotika. Kejahatan Narkotika digolongkan sebagai Extra-ordinary internasional organized crime dengan jaringannya yang meng-global dan kejahatan narkotika terjadi menembus batas-batas yurisdiksi suatu negara atau yang dikenal dengan istilah Transnational Crime.

 "Data tahun 2023 mengungkapkan hasil yang semestinya membuat kita wajib khawatir, dimana sampai saat ini Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, menangani 2.217 kasus dengan jumlah tersangka 3.153 orang. Untuk menekan angka tersebut, Kami melakukan beberapa upaya Soft Power Approach dengan membangun sinergi dan Kolaborasi, kampung tangguh anti narkoba, Deklarasi kampung tangguh bersinar, penguatan restiratif justice dan penyuluhan narkoba" Jelas KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M dalam paparannya.

Masyarakat memiliki peran sosial dalam pemberantasan narkoba sesuai dengan yang diamantkan UU No 35 tahun 2009, diantaranya pasal 104, yang berbunyi: Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

Dalam penegakan penyalahgunaan narkotika pun diatur juga sanksi hukum bagi orang yang menghalang-halangi proses hukum dalam kasus narkoba sesuai yang tertuang dalam UU No. 35 tahun 2009 Pasal 138, yang berbunyi: Setiap orang yang menghalang-halangi atau mempersulit penyidikan serta penuntutan dan pemeriksaan perkara tindak pidana narkotika dan/atau tindak pidana prekursor narkotika dimuka sidang pengadilan, dipidana dengan penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan dengan wadah bernama Gerakan Nasional Anti Narkoba, saya harapkan ini adalah bentuk dukungan kepada pemerintah khususnya penegak hukum dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Dan juga saya mengharap gerakan dan diskusi-diskusi seperti ini sering dilakukan guna memberikan edukasi tentang bahaya narkoba yang dimulai dari orang-orang yang berada disekitar kita. Sebelum menutup paparannya  KBP Darmawan Affandy, S.I.K, M.M,  menegaskan bahwa Jajaran Polri berkomitmen kuat dalam berantas narkoba hal ini dibuktikan dengan upaya yang dilakukan Oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Susel yang menerapkan UU TPPU kepada para Bandar dan Pengedar Narkoba yang terindikasi melakukan kejahatan money laudry, begitujuga jika ada anggota Polri yang terlibat narkoba maka akan diberikan tindakan tegas secara proporsional sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.



dapatkan juga update berita terbaru tentang Direktorat Narkoba Polda Sulsel di Akun sosial media kami:
Instagram : @narkoba_sulsel
Fanspage FB : Direktorat Narkoba Polda Sulsel
Share: